Rabu, 11 Agustus 2021

Penjelasan dan pengertian Subject-Verb Agreement


Subject-Verb Agreement

Subject verb agreement adalah suatu penyesuaian antara subject dan juga kata kerja ( Verb ) dalam kalimat bahasa inggris . Subject Verb Agreement terbagi menjadi dua yaitu Singular verb dan plural verb dalam bahasa inggris, berikut ini adalah penjelasannya.


Singular Verb

  • My dad cames to my office today  (Ayahku datang ke kantorku hari ini)
  • My mother brought me a lunch box  (Ibuku membawakanku sebuah bekal makan siang)
  • He bought me a necklace (Dia membelikanku sebuah kalung)

Plural Verb

Plural verb tidak perlu di tambah dengan s pada bagian verb nya , akan tetapi sebaliknya pada plural subjectnya maka di tambah dengan s. plural subject.


Permasalahan Pada Subject-Verb Agreement
  • Office employees are working on documents together (Para karyawan kantor sedang mengerjakan dokumen bersama-sama)
  • Office employees are working on their own documents (Para karyawan kantor sedang mengerjakan dokumen masing-masing)

Contoh Subject-Verb Agreement Dalam Kalimat Bahasa Inggris
  • He is an active employeeHe is an active employee (Dia adalah karyawan yang aktif)
  • He is a handsome man (Dia adalah pria yang tampan)
  • He studies hard (Dia belajar dengan giat)
  • He is my lover (Dia adalah kekasihku)
  • I always arrive late (Aku selalu datang terlambat)

Demikianlah penjelasan mengenai Subject-Verb Agreement dalam bahasa inggris, semoga mudah untuk di pahami dan juga bermanfaat untuk kalian semua.

Materi Verb Phrases & Tenses

VERB PHRASES

Verb phrases atau frase verba adalah frase yang tersusun dari verba utama ditambah dengan auxiliaries, adverbs, adverb phrases (or clauses), prepositional phrases, atau object. Dalam kalimat, frase verba berfungsi sebagai predikat.
Pada dasarnya, verb phrase merupakan kata kerja berbentuk frase sehingga tidak hanya ditulis hanya satu kata kerja saja.

Contoh:
  • I have a pencil.
  • I have bought a pencil.
  • I like the music.
  • We will meet at the library at 3:30 p.m. Henry made my coach very proud
  • You must go right now
  • I’m is writing financial reports provided by the employer, etc.
Di kalimat pertama, kita menjumpai verb yaitu have. Sedangkan, di kalimat yang kedua, kita menjumpai verb phrase yaitu have bought. Phrase atau frase tentu tidak hanya terdiri dari satu kata saja bukan? So kalau begitu, kesimpulannya adalah verb phrase merupakan verb yang tidak hanya terdiri dari satu kata. Namun, tetap berfungsi sebagai verb.
Beberapa verb phrase antara lain adalah, is watching, is sleeping, was taking, have taught, have been sleeping, dan masih banyak lagi. Menggunakan penjelasan di bawah ini, saya akan menjabarkan apa saja bentuk-bentuk verb phrase di dalam bahasa Inggris.
Auxiliary Verb (Be) + Present Participle (-Ing form)
Auxiliary verbs (be) disini maksudnya adalah is, am, are, was, dan were. Sedangkan present participle yaitu kata kerja yang ditambahkan akhiran –ing. Bentuk ini digunakan pada present dan past continuous tense.

Contoh:
  • I was sleeping when you called me.
  • She is taking a bath.
  • He is talking with me.
Di dalamnya terdapat be verbs ditambah dengan present participle. Itulah verbs phrase.
Auxiliary verb (have) + Past Participle (Verb 3)
Auxiliary verbs disini terbagi menjadi dua yaitu have, has, dan had (past). Sedangkan past participle, biasa kita kenal dengan sebutan kata kerja bentuk ketiga. Bentuk seperti ini digunakan untuk present dan past perfect. Seperti contoh di atas, yang saya garis bawahi berikut ini merupakan verb phrase.

Contoh:
  • I have planned to go to Europe.
  • She has cleaned the room.
  • They had taken the medicine.

Auxiliary verb (have been) + Present Participle (-Ing form)
Selanjutnya, kita menggunakan auxiliary verbs dengan cakupan have been, has been, dan had been (past). Kemudian ditambah dengan present participle atau kata kerja berakhiran –ing. Ini merupakan bentuk dari present dan past perfect continuous tense.

Contoh:
  • She has been waiting for you for three hours.
  • They had been cleaning this room.
  • I have been staying in this house for these three years.
Modal Verb + Main Verb
Modal verb yaitu, can, could, may, might, must, shall, should, will, would. Sementara main verb adalah kata kerja utama.
Contoh:
  •  I can speak.
  • She will work with me.
  • She might be younger than me.

TENSE

1. Simple Present Tense
Simple Present Tense digunakan untuk menyatakan sesuatu hal yang terus-menerus dilakukan, kegiatan sehari-hari, dan juga untuk menyatakan atau menyebutkan suatu fakta atau kebenaran umum. Dalam Simple Present Tense, kata kerja (verb) yang digunakan adalah kata kerja (verb) bentuk awal. Rumus dan Contoh Kalimat Simple Present Tense

Mengekspresikan kalimat Simple Present Tense yang menggunakan kata kerja (VERB)
(+) Subject + Verb 1 + Object
(-)  Subject + DON’T / DOESN’T + Verb 1 + Object
(?) DO / DOES + Subject + Verb 1 + Object?
(?) Question Word + DO/ DOES + Subject + Verb 1?


2.  Present Continuous Tense
Tense ini digunakan untuk menyebut perubahan bentuk kata kerja berdasarkan waktu terjadinya. Dalam pengertian Present Continuous Tense merupakan tense bentuk yang menunjuk pada tindakan yang sedang berlangsung sekarang atau ketika pembicaraan itu sedang berlangsung. Jadi tindakan itu sudah dimulai, dan belum berakhir ketika pembicaraan itu berlangsung. Selain itu, tense ini juga bisa digunakan untuk bentuk tindakan yang berlangsung hanya untuk jangka waktu yang singkat. Kita juga bisa menggunakan tense ini untuk membicarakan suatu perubahan atau perkembangan yang sedang berlangsung dalam rentang waktu yang lama. Selain itu, tense ini juga bisa dipakai untuk menyebut suatu tindakan yang akan di dilakukan di masa depan (perencanaan). Umumnya, tense ini juga biasa disebut Present Progressive Tense. Berikut rumus present continuous tense untuk membuat kalimat-kalimat
Positif:
subject + to be (am, is, are) + Verb – ing + object
Contoh : I am watching TV now

Negatif :
subject + to be + not + verb – ing + object
Contoh : Mr. Khanafi is not going to Jakarta atau
Mr. Khanafi isn’t going to Jakarta

Tanya :
to be + subject + verb – ing + object
Is Mrs. Annisa cooking in the kitchen ?


3.  Present Perfect Tense
Present Perfect Tense menekankan pada PERFECT nya itu. Perfect kan artinya “sempurna”. Bukan sempurna karena cantik seperti Gita Gutawa, tetapi sempurna yang berarti “selesai, sudah, beres, baru saja usai, dsb”. Jadi, kalau Anda menekankan pada “SUDAH” nya itu maka gunakanlah Present Perfect Tense ini. Contoh yang paling mengena misalnya: Dia baru saja pergi (She has just gone).

Rumusnya Present Perfect Tense:
Positif: S + have/has + V3
Negatif: S + have/sas Not + V3
Tanya:   Have/has + S + V3

Nah, setelah Subject (S) maka pakai “have” atau “has” sesuai pasangannya. Have dalam konteks ini artinya adalah: sudah, telah, barusan. Yang aneh dalam bahasa inggris Have + ES bukan Haves tetapi HAS. Jadi pasangannya begini:

He, She, It, John, Merry, Mufli : Has
You, We, They, Ellen and Budi: Have


4. Present Perfect Continuous
Present perfect continuous tense digunakan untuk menyatakan tindakan atau peristiwa yang sudah mulai terjadi pada waktu lampau dan masih sedang berlangsung sampai sekarang.

Pola kalimat:
(+) S + have/has + been + V-ing
(-) S + have/has + not + been + V-ing
(?) Have/has + S + been + V-ing


5. Simple Past Tense
Simple past tense adalah suatu bentuk kata kerja sederhana untuk menunjukkan bahwa suatu peristiwa/ kejadian yang dilakukan pada masa lampau dan diketahui pula waktu terjadinya peristiwa atau kejadian tersebut.

Rumus simple pas tense
Rumus simple past tense ada 2, yaitu rumus simple past tense (verbal) dan (nominal);

Ø  Verbal
(+) S + Verb-2 + O + adverb
(- ) S + did + not + Verb-1 + O + adverb
(?) Did + S + Verb-1 + O + adverb ?

Ø  Nominal
(+) S + tobe-2 (was/ were) + Complement (adjective/ noun (pronoun)/ adverb )
(- ) S + tobe-2 (was/ were) + not + Complement (adjective/ noun (pronoun)/ adverb )
(?) Tobe-2 (was/ were) + S + Complement (adjective/ noun (pronoun)/ adverb ) ?


6. Past Continuous Tense
Dalam Pengertiannya Past Continuous Tense mengungkapkan tindakan di masa lalu yang sedang berlangsung. tindakan kadang dapat juga disela oleh sesuatu. bentuk tenses bahasa inggris ini disebut juga Past Progressive Tense.
Past continuous Tense ini dibentuk dengan bantuan “to be” kata kerja, dalam bentuk lampau, ditambah dengan present participle dari kata kerja (dengan-ing akhir).

Rumus past continuous tense untuk membuat kalimat
Positif (+)
Subject + to be (was/were) + verb-ing + object
Negatif (-)
Subject + was/were + not + verb-ing + object
Tanya (?)
– was/were + subject + verb-ing + object ?


7. Past Perfect Tense
Past perfect tense digunakan untuk menghubungkan kegiatan yang terjadi pada waktu lampau sebelumnya  dengan kegiatan yang terjadi pada waktu lampau setelahnya. Perhatikan contoh di bawah ini:
I had eaten when she came to my house. ( Saya sudah makan ketika dia datang kerumahku).

Pada contoh di atas, terdapat dua kegiatan yang sama-sama terjadi pada masa lampau. “she came to my house” adalah kegiatan yang terjadi pada waktu lampau, sebelum kegiatan ini terjadi, ada kegitan lain yang lebih dulu selesai sebelum kegiatan tersebut, yaitu “ makan/eat pada kalimat “I had eaten”. Pola kalimat:
Positif               : Subject + had + V3
Negative           : Subject + had + not + v3
Pertanyaan       : Had + subject + V3 + ?


8. Past Perfect Continuous Tense
Past perfect continuous tense digunakan untuk menyatakan peristiwa atau kegiatan yang telah dan sedang berlangsung sebelum peristiwa lain terjadi di masa lampau. Pola kalimat:
(+) S + had + been + V-ing
(-) S + had + not + been + V-ing
(?) Had + S + been + V-ing


9. Simple Future Tense
Dalam membuat suatu kalimat, tentu tidak cukup dengan mengungkapkan kejadian saat ini saja. dalam mengekspresikan sesuatu, perlu juga mengungkapkan apa yang telah terjadi atau apa yang akan terjadi. Untuk mengungkapkan yang akan terjadi di masa depan, kita membutuhkan future tense. Di antara semua bentuk Future tense, Simple Future Tense adalah yang paling umum digunakan dalam banyak situasi, contoh ketika kita membuat janji, prediksi atau rencana. Dalam pengertian Simple Future Tense biasa disebut juga dengan Present Future Tense.

Rumus Simple Future Tense
Positif
Subject + will/shall + verb I + object
Subject + am/is/are + going to + verb I + object

Negatif
Subject + will/shall + verb I + object
Subject + am/is/are + not + going to + verb I + object

Pertanyaan
Will/shall + subject + verb I + object
Am/is/are + subject + going to + verb I + object


10. Future Continuous Tense
Pengertian Kalimat Future Continuous tense pada umumnya digunakan untuk menandakan bahwa kita akan berada ditengah-tengah suatu kejadian dalam waktu tertentu di masa depan. Future Continuous dikenal juga dengan sebutan Present Future Continuous.
Kalimat Future Continuous tense juga memiliki 2 bentuk yaitu “will” dan “going to” memiliki makna yang sama dan bisa saling menggantikan saat digunakan. Berbeda dengan penggunaan pada simple future tense.

Berikut rumus future continuous tense
Kalimat Future continus tense positif (+)
Subject + will/shall + be + verb-ing + object
Kalimat future continuous tense negatif (-)
Subject + will/shall + not + verb-ing + object
Kalimat future continuous tense interrogative atau kalimat tanya (?)
Will/shall + subject + be + verb-ing + object


11. Future Perfect Tense
Future Perfect Tense digunakan untuk menyatakan sesuatu yang “Sudah terjadi, tetapi AKAN”. Akan sudah gitu loh. Kalau Anda buka lagi pelajaran bahasa Inggris tentang Future Continuous Tense maka Future Perfect Tense ini pun akan sangat mudah difahami. Siapa bilang “sudah” itu hanya dulu? Sudah bisa juga “akan”!. Future artinya Akan, Perfect artinya sudah

Rumus Future Perfect Tense
Positif: S + will + have + V3
Negatif: S + will + not + have + V3
Tanya: Will + S + have + V3


12. Future Perfect Continuous Tense
Biasanya dalam kehidupan sehari hari kita akan menggunakan kalimat kalimat dengan struktur Future Perfect Continuous tense bahasa inggris ini dengan tujuan untuk menceritakan kejadian kejadian yang akan berlangsung pada waktu tertentu di masa depan. Berikut ini adalah rumus yang digunakan untuk membuat kalimat dengan struktur Future continues tense secara tepat dan sesuai dengan grammar yang berlaku.
Rumus untuk kalimat positif (+)

Subject + shall/will + have + been + verb-ing + object
2.                   Rumus untuk kalimat negatif (-)
Subject + shall/will + not + have + been + verb-ing + object
3.                   Rumus untuk kalimat interrogative atau kalimat tanya (?)
Shall/will + subject + have + been + verb-ing + object? 

Pemahaman Subject, Verb, Complement & Modifier

SUBJECT
Subject adalah tentang apa atau siapa yang dibicarakan dalam suatu kalimat atau klausa. Adapun subjek dapat berupa orang, hewan, benda, maupun konsep abstrak.
Setiap complete subject pada dasarnya dibangun oleh satu atau lebih noun atau pronoun dengan/tanpa tambahan modifier(s) yang dapat berupa article (the, an, an), adjective, dan prepositional phrase. Adapun gerund dan infinitive dapat pula menempati posisi subjek.

Contoh:
  1. His new car tax has already been paid by his assistant.
  2. Lia and I were eating our lunch on the kitchen table.
  3. The very big boarding school in this country was built in 1980.
Simple Subject and Simple Predicate
Simple subject berupa noun atau pronoun tunggal, dengan mengesampingkan modifier(s)-nya. Sedangkan simple predicate berupa verb atau compound verb tunggal.
Contoh Kalimat   :
  • His new car tax has already been paid by his assistant. (Pajak mobil baru dia telah dibayar oleh asistennya.)
Simple Subject     : tax
Simple Predicate : by his assistant
Keterangan           : his new car = (pre) modifier; by his assistant = prepositional phrase

  • The very big boarding school in this country was built in 1980. (Sekolah asrama yang sangat besar di negara ini dibangun tahun 1980.)
Simple Subject     : school
Simple Predicate : was built
Keterangan           : the very big boarding= (pre) modifier; in this country = (post) modifier;
in 1980 = prepositional phrase

  • Open the door! (Buka pintu!)
Simple Subject     : “you”
Simple Predicate : open
Keterangan           : Pada kalimat imperative, subjek tidak ditulis karena dianggap sudah cukup dimengerti; door = direct object.

  • His Uncle Cal will not arrive on time. (Paman Cal tidak akan tiba tepat waktu.)
Simple Subject     : Uncle Cal
Simple Predicate : will arrive
Keterangan           : his = possessive; not = adverb; on time= prepositional phrase


VERB
Verb (kata kerja) adalah suatu kata yang berfungsi untuk menunjukkan tindakan dari subject, menunjukkan peristiwa atau keadaan. Verb merupakan satu dari delapan part of speech. Kata kerja bahasa Inggris tidak selalu berbentuk simple (satu kata), melainkan mungkin berupa frasa hasil kombinasi dengan particle menjadi phrasal verb (get in, make up, read over).

Macam-Macam dan Contoh Verb
Beberapa macam dan contoh verb antara lain sebagai berikut.
  • Transitive dan Intransitive: Transitive diikuti direct object (contoh kalimat: The boy kicked the ball), sedangkan intransitive tidak (contoh kalimat: Cheryl often sneezes while cleaning).
  • Regular dan Irregular: Pada bentuk regular, past tense dan participle didapat dengan menambahkan suffix–ed pada base form sedangkan pada irregular, caranya lebih bervariasi.
  • Action dan Stative: Action (eat, play) menyatakan bahwa sesuatu terjadi, sedangkan stative (love, need) menyatakan kondisi yang cenderung tetap.
  • Finite dan Non-Finite: Finite dipengaruhi tense dan subject-verb agreement, sedangkan non-finite tidak.
  • Linking Verb: menghubungkan subject of a sentence dengan deskripsinya (contoh kalimat: She is young and beautiful).
  • Causative: Kata kerja untuk menunjukkan bahwa subjek tidak bertanggungjawab langsung terhadap aksi yang terjadi (contoh kalimat: I had my house renovated last week).

COMPLEMENT
Biasanya berupa noun (kata benda) atau noun phrase (frasa kata benda), biasanya terdapat setelah verb pada kalimat aktif. Complement menjawab pertanyaan what (apa) atau siapa (whom).
contoh:
  1. Sarijon bought a cake yesterday
  2. What did Sarijon buy yesterday?  –> a cake.
  3. He saw Tony at the movie
  4. Whom did he see at the movie? –> Tony
  5. I explain pharmacology to my students
What do I explain to my students? –> pharmacology
{Catatan: Setiap kalimat tidak harus mempunyai complement}
 

MODIFIER
Modifier menjelaskan time (waktu), place (tempat), atau manner (cara) dari sebuah aksi atau perbuatan. Bentuk yang paling umum dari modifier adalah prepositional phrase (kelompok kata yang dimulai dengan sebuah preposition dan diakhiri dengan sebuah noun.
Preposition = on, out, under, behind, etc…
Modifier menjawab pertanyaan when (kapan), where (dimana), atau how (bagaimana). Contoh:
  1. John bought a book at a book fair
  2. Where did John buy a book? –> at a book fair
  3. She is driving very fast
  4. How is she driving? –> very fast
  5. I posted my application yesterday
  6. When do I post my application? –> yesterday


So, seperti ini unsur-unsur Subject, Verb, Complement dan Modifier dalam contoh kalimat:
We   studied   grammar   last week.
S            V               C            M

Pertanyaan:
George memasak makan malam
Henry dan Marcia telah mengunjungi presiden
Kami makan siang di restoran ini hari ini
Pat harus membeli bensin kemarin
Pohon tumbuh
Saat itu hujan pukul tujuh pagi ini
Dia membuka buku
Harry mencuci piring sekarang
Dia membuka buku
Paul, William, dan Marry sedang menonton televisi beberapa menit yang lalu.

Jawaban:
George / adalah memasak / makan malam / malam
(subjek) (frase verba) (pelengkap) (pengubah waktu)
Henry dan Marcia / telah mengunjungi / presiden
(subjek) (frase verba) (pelengkap)
Kami / makan / siang / di restoran ini / hari
(tergantung) (frase verba) (pelengkap) (modifikator tempat) (pengubah waktu)
Pat / harus membeli / bensin / kemarin
(subjek) (frase verba) (pelengkap) (pengubah waktu)
Pohon / tumbuh
(subjek) (frase verba)
Hal / hujan / at 07:00 pagi ini
(subjek) (frase verba) (pengubah waktu)
Dia / membuka / bukunya
(subjek) (frase verba) (pelengkap)
Harry / sedang mencuci / piring / sekarang
(subjek) (frase verba) (pelengkap) (pengubah waktu)
Dia / membuka / bukunya
(subjek) (frase verba) (pelengkap)
Paul, William, dan Marry / sedang menonton / televisi / beberapa menit yang lalu
(subjek) (frase verba) (pelengkap) (pengubah waktu)